SKRINING KANKER PARU DI POSYANDU LANSIA NIRMALA WAGE SIDOARJO
Kata Kunci:
skrining, kanker paru, edukasiAbstrak
Latar belakang: Skrining kanker paru adalah pemeriksaan untuk mendeteksi dini kanker paru-paru. Dalam hal ini dilakukan pemeriksaan foto Rontgen dada bagi masyarakat yang beresiko tinggi dan atau bergejala. Skrining ini penting dilakukan karena kanker paru-paru seringkali tidak menimbulkan gejala hingga stadium lanjut. Skrining kanker paru-paru direkomendasikan untuk orang-orang yang berisiko tinggi, seperti: perokok atau mantan perokok, memiliki riwayat keluarga dengan kanker paru dan usia lebih dari 40 tahun. Metode: Pengabdian masyarakat dengan edukasi kanker paru dan Pemeriksaan foto thoraks. Hasil: Setelah dilakukan edukasi tentang kanker Paru di Balai RW 12 Posyandu Lansia Nirmala Wage, 15 pasien yang sesuai kriteria dilakukan pemeriksaan Foto Thoraks dimana masyarakat ini beresiko tinggi atau yang memiliki gejala kanker paru minimal batuk yang tidak kunjung sembuh dan atau penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya. Sebanyak 3 dari 15 pasien (20%) memiliki gangguan paru pada hasil foto thoraksnya, sehingga pasien bisa dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Pengetahuan masyarakat akan kanker paru juga meningkat setelah dilakukannya Edukasi di Seminar kanker paru yang kami selenggarakan sehingga harapannya kejadian kanker paru dapat ditekan di masyarakat. Kesimpulan: Deteksi dini kanker paru dapat dilakukan dengan skrining melalui anamnesa, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan foto thoraks. Edukasi kanker paru dapat meningkatkan kesadaran dini akan kesehatan paru di masyarakat.


