PENYULUHAN KEPATUHAN MINUM OBAT DAN PENGETAHUAN PENYAKIT TB PARU DI PUSKESMAS KUPANG KABUPATEN MOJOKERTO
Kata Kunci:
Tuberculosis, Kepatuhan Minum Obat, Edukasi Kesehatan, PenyuluhanAbstrak
Latar Belakang: Indonesia termasuk salah satu negara dengan beban TBC tertinggi di dunia dan menjadi fokus dalam program nasional penanggulangan TBC (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2023). Dampak TBC bersifat multifaset, meliputi morbiditas, mortalitas, penurunan produktivitas, serta beban sosial ekonomi pada keluarga dan masyarakat. Selain itu, munculnya kasus resistensi obat menambah kompleksitas terapi dan memperlambat upaya eliminasi TBC. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan terkait kepatuhan minum obat dan pengetahuan penyakit TB di Puskesmas Kupang, Kabupaten Mojokerto. Metode: Penyuluhan dilakukan menggunakan media flipchart berisi materi tentang penyakit TBC, cara penularan, gejala, serta pentingnya kepatuhan minum obat, disertai sesi diskusi dan tanya jawab. Penilaian pengetahuan dilakukan dengan kuesioner berisi 10 pertanyaan yang diberikan kepada 20 peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 83,5 menjadi 93, dengan peningkatan pengetahuan sebesar 11,38%. Peserta juga menunjukkan keterlibatan yang baik selama kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai TBC dan dapat mendukung keberhasilan pengendalian TBC di tingkat pelayanan primer. Kesimpulan: Dari hasil penyuluhan yang dievaluasi melalui kuesioner menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata sebanyak 11,38% yang menyimpulkan adanya peningkatan pemahaman peserta melalui penyuluhan tersebut.


