PERAN KOMUNITAS DUKUNGAN ONLINE DALAM MENGELOLA BEBAN PSIKOLOGIS PASIEN PENYAKIT NEURODEGENERATIF
Kata Kunci:
beban psikologis, dilema era digital, kesehatan mental, komunitas dukungan online, penyakit neurodegeneratifAbstrak
Latar Belakang: era digital menciptakan dilema bagi kesehatan mental, terutama bagi populasi rentan seperti pasien penyakit neurodegeneratif dan pengasuh mereka, yang menghadapi beban psikologis signifikan. Komunitas dukungan online telah muncul sebagai intervensi kunci, menempatkan pengguna di persimpangan dilema ini. Tujuan: artikel ulasan ini menganalisis literatur (2015-2025) untuk mengevaluasi peran ganda komunitas dukungan online, sebagai alat terapeutik untuk mengelola beban psikologis penyakit neurodegeneratif, dan sebagai cerminan risiko era digital. Metode: penelitian ini adalah ulasan literatur naratif. Pencarian dilakukan pada database Scopus dan Web of Science (2015-2025) untuk artikel tentang komunitas dukungan online, penyakit neurodegeneratif, dan hasil kesehatan mental. Data disintesis secara tematis. Hasil: komunitas dukungan online berfungsi sebagai "Ruang Ketiga" vital, memberikan dukungan emosional/informasional dan mengatasi hambatan akses. Analisis netnografi mengungkap kesenjangan perawatan, seperti frustrasi pasien terhadap profesional kesehatan. Namun, komunitas dukungan online mewujudkan dilema digital: (1) "Infodemi" misinformasi yang meningkatkan kepanikan ; dan (2) Paradoks "Digital Dementia" , di mana perilaku seperti "doomscrolling" memperburuk kecemasan yang seharusnya diredakannya. Kesimpulan: komunitas dukungan online adalah "pedang bermata dua" yang sangat diperlukan. Manfaatnya tidak dapat dipisahkan dari risiko. Rekomendasi berfokus pada pemberdayaan melalui peningkatan Literasi Kesehatan Digital bagi pasien dan pengasuh.


